-->

Notification

×

Genjot Infrastruktur Banyumas-Kebumen, Progres Jalan Rabat Beton Bakti TNI AD Mulai Terlihat

17 Oktober 2026 | Oktober 17, 2026 WIB Last Updated 2026-10-17T13:04:32Z

 


BANYUMAS - Program Bakti TNI Angkatan Darat untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 terus berjalan setelah dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., pada Jumat (16/10/2026) di Alun-Alun Kecamatan Banyumas. Program yang akan berlangsung hingga 16 Desember 2026 ini menyasar pembangunan infrastruktur, perbaikan hunian, penyediaan air bersih, peningkatan sanitasi, revitalisasi fasilitas umum, serta pelayanan sosial bagi masyarakat di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen.


Pembangunan Jalan Rabat Beton Mulai Tampak Capaiannya


Hingga laporan minggu pertama, pembangunan jalan rabat beton sudah menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kodim 0701/Banyumas mencatat pengecoran jalan sepanjang 815 meter telah mencapai 53 persen atau 431 meter telah selesai dikerjakan, dengan pengecoran harian rata-rata mencapai 48 meter. Pekerjaan ini juga mencakup pembangunan talud, plat beton, dan drainase pendukung.


Sementara di Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, jalan rabat beton sepanjang 120 meter telah mencapai 65 persen. Di Kabupaten Kebumen, pembangunan jalan rabat beton di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, juga berjalan baik dengan capaian 52 persen dari target 700 meter. Dua lokasi lain di Desa Jemur dan Desa Pekuncen masih dalam tahap persiapan.


Jembatan, Air Bersih, dan Rumah Layak Huni Jadi Prioritas Utama


Secara keseluruhan, program ini menargetkan pembangunan 22 titik jembatan, yaitu 10 titik di Banyumas dan 12 titik di Kebumen. Di sektor air bersih, akan dibangun 30 titik sumur bor di Banyumas dan 50 titik di Kebumen. Sementara untuk perumahan, Banyumas menargetkan rehabilitasi 105 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Kebumen sebanyak 45 unit. Peningkatan sanitasi mencakup 31 unit jambanisasi di Banyumas serta 20 titik MCK di Kebumen.


Selain infrastruktur dasar, program juga mencakup revitalisasi sekolah, tempat ibadah, panti asuhan, dan situs bersejarah, seperti revitalisasi Makam Mbah Kalibening di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas.


Layanan Sosial Mulai Dinikmati Warga


Tak hanya pembangunan fisik, layanan sosial juga mulai berjalan. Di Banyumas, operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, serta penyaluran alat bantu jalan dan kursi roda telah mencapai 100 persen penyerahannya. Penyaluran paket sembako tercatat 50 persen.


Di Kebumen, pengobatan gratis telah menjangkau 200 warga, sementara operasi bibir sumbing dan bantuan alat bantu juga telah tersalurkan kepada yang membutuhkan. Program penanaman 5.000 pohon direncanakan menyusul pada tahap selanjutnya.


Ratusan Personel Terlibat Bersama Seluruh Elemen Masyarakat


Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi luas antarunsur. Di Banyumas terlibat 450 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Komcad, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar dan mahasiswa. Sementara di Kebumen, 103 personel telah bergerak di lapangan.


Program Bakti TNI AD untuk Rakyat akan terus berjalan hingga pertengahan Desember 2026. Perkembangan setiap sasaran akan terus dipantau agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di Banyumas dan Kebumen, dalam bentuk akses jalan yang lebih baik, air bersih yang terjangkau, hunian yang layak, serta pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan rakyat.


×
Berita Terbaru Update