PURWOKERTO - Emma Ali, Ketua Majelis Taklim Fiqhunnisa Masjid Jenderal Besar Soedirman Purwokerto, bersama seluruh keluarga besar Fiqhunnisa, terus berikhtiar mendampingi saudara-saudara mualaf agar semakin mengenal, memahami, mencintai, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pendampingan di Berbagai Wilayah
Alhamdulillah, pendampingan telah dilakukan di beberapa wilayah, antara lain Sumbang, Kaliori, Suro, Kalibagor, Arcawinangun, dan Tanjung. Melalui program Daurah Wudhu dan Sholat, para mualaf dibimbing memahami tata cara bersuci dan sholat dengan benar. Mukena juga dibagikan secara gratis sebagai bentuk dukungan agar mereka semakin bersemangat dalam menjalankan ibadah.
Belajar Membaca Al-Qur'an, Langkah Baru di Sumbang
Memasuki tahap lanjut, pada tanggal 22 Oktober 2026, dimulailah program rutin pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi para mualaf di Masjid Al-Falaah, Kradenan Kulon, Jalan Raya Dusun III, Banteran, Sumbang.
Menggunakan metode Tartili, kegiatan dilaksanakan setiap hari Rabu pukul 15.30 WIB dengan bimbingan Ustadz Syahid. Selain belajar membaca Al-Qur'an, para peserta juga dibimbing memperbaiki bacaan surat-surat dalam sholat agar semakin baik dan benar. Ke depannya, insya Allah, kajian rutin bulanan juga akan diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman keagamaan.
Bukan Sekadar Mengajar, Tapi Menemani Perjalanan Iman
Bagi Fiqhunnisa, mendampingi mualaf bukan sekadar mengajarkan teori agama. Lebih dari itu, ada amanah untuk menemani perjalanan mereka dalam mengenal Islam, belajar beribadah, memperbaiki diri, dan menjaga keistiqamah di tengah tantangan kehidupan.
"Saat ini kami memfokuskan pendampingan di wilayah Sumbang terlebih dahulu agar program berjalan baik dan berkesinambungan. Setelah itu, insya Allah, kami berharap dapat kembali melanjutkan pendampingan saudara-saudara mualaf di wilayah Suro dan sekitarnya," ungkap pengurus Fiqhunnisa.
Mohon Doa dan Dukungan
Kami menyadari bahwa perjalanan ini tidak selalu mudah. Oleh karena itu, kami memohon doa dari semua pihak agar Allah senantiasa memberikan kemudahan, kekuatan, kelapangan rezeki, serta keistiqamah dalam menjalankan amanah dakwah ini.
"Kami tidak bermimpi melakukan segalanya sekaligus. Kami hanya ingin terus melangkah, merawat yang sudah dimulai, dan tidak meninggalkan saudara-saudara kita yang sedang belajar mengenal agamanya. Mungkin langkah kami kecil. Namun semoga langkah kecil ini menjadi jalan hadirnya kebaikan yang besar," demikian harapan keluarga besar MT Fiqhunnisa.
Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah yang berkelanjutan, menguatkan hati para mualaf, dan meneguhkan mereka di atas jalan Islam yang diridhai Allah SWT.

