-->

Notification

×

Masak Air Pakai Listrik Berujung Petaka, Rumah Warga Sidareja Cilacap Hangus Terbakar

02 Agustus 2026 | Agustus 02, 2026 WIB Last Updated 2026-08-02T11:35:30Z

 


CILACAP - Rojimin, warga Dusun Tegalsari RT 02 RW 03 Desa Tegalsari, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tak menyangka rumahnya hangus dilalap si jago merah, Minggu (2/8/2026) siang.


Insiden kebakaran itu pun sempat membuat panik pemilik rumah hingga berteriak guna meminta tolong warga sekitar. 


Kebakaran dipicu pemilik rumah memasak air, menggunakan elemen listrik. Sempat terdengar suara ledakan cukup keras sebelum kebakaran terjadi.


"Pukul 14.00 WIB, Pak rojimin memasak air menggunakan elemen listrik, setelah itu ditinggal mengobrol dengan anak dan tetangga di depan rumah," ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo.


Tak lama, Rojimin terkejut mendengar suara letupan seperti petasan. Ia pun langsung berlari menuju ke belakang rumah untuk memastikan bunyi suara tersebut.


"Tanpa disadari, api dari belakang rumah ternyata sudah membumbung tinggi. Pak Rojimin kemudian berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar," kata Gatot.


Aksi warga membantu memadamkan api di lokasi menggunakan peralatan seadanya sempat dilakukan. Namun upaya warga tidak berhasil, dan api justru semakin membesar.


Peristiwa itu sempat dilaporkan ke Polsek setempat oleh salah seorang warga. "Usai mendapat laporan, anggota Polsek atas nama Saepi kemudian melapor ke Pos Damkar Sidareja," ungkap Gatot.


Lebih lanjut, sejumlah personel Pos Damkar Sidareja pun langsung mempersiapkan APD lengkap menuju ke lokasi. "Sesampainya di lokasi, petugas kami mendapati api masih berkobar-kobar," beber Gatot.


Setelah berjibaku memadamkan api dengan menggunakan selang hydrant, tak lama api pun berhasil dipadamkan. "Kurang lebih 10 menit api dapat dipadamkan," jelas Gatot.


Sebanyak 6.000 liter air digunakan petugas untuk memadamkan kobaran api tersebut. Setelah dipastikan api padam, kemudian dilanjutkan pendinginan dan overhaul.


Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun demikian, pemilik rumah mengalami kerugian capai puluhan juta lantaran bangunan rumah ludes dilalap api. "Kerugian sekitar Rp 50 jutaan," ungkap Gatot.


Gatot mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan elemen listrik saat akan memasak air. Hal ini menurutnya sangat membahayakan.


"Masak pakai elemen listrik dapat memicu kebakaran akibat beban berlebih, korsleting, dan stop kontak rusak. Oleh sebab itu, dari kami menyarankan supaya tidak memakai elemen listrik," pungkasnya. (*)

×
Berita Terbaru Update